(MTsN 3 Malang) – Dalam upaya meningkatkan akurasi data serta memperkuat tata kelola administrasi madrasah, Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 03 Malang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi EMIS GTK 2026 pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan yang bertempat di aula MSmart MTsN 3 Malang ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari operator dan perwakilan kepala madrasah se-KKM MTsN 3 Malang. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kemenag Kab. Malang, Hj. Yuli Nur Rohmawati. Turut hadir mendampingi, Hj. Warsi selaku Ketua Sub Rayon / KKMTs 03 Malang sekaligus Kepala MTsN 3 Malang, H. Miftahul Khoir selaku Pengawas Madrasah pada KKMTs 03 Malang, serta Eka Chanani Bahri selaku Koordinator Tim Operator EMIS GTK Pendma Kantor Kemenag Kab. Malang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan langsung oleh Kasi Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Hj. Yuli Nur Rohmawati, memberikan apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kasi Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Hj. Yuli Nur Rohmawati. Dalam pengarahannya, beliau menggarisbawahi peran vital para operator pendataan yang berada di garda terdepan tata kelola data madrasah.
“Operator adalah kunci utama dalam keberhasilan pendataan madrasah. Kerja keras para operator yang tak kenal waktu dalam mengawal validitas data sungguh patut kita berikan apresiasi setinggi-tingginya. Saya berharap para operator tidak pernah merasa lelah dan terus menjaga semangat dalam mengemban tugas yang sangat amanah ini, sebab dari jemari merekalah kualitas pendataan madrasah ditentukan,” tegas Hj. Yuli Nur Rohmawati dengan penuh kebanggaan.
Kasi Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Hj. Yuli Nur Rohmawati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kesiapan KKMTs 03 Malang dalam mengawal integrasi data GTK. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi pendidikan sangat bergantung pada kedisiplinan serta integritas para pengelola data di tingkat satuan pendidikan.

Hj. Warsi, selaku Ketua Sub Rayon KKMTs 03 Malang sekaligus Kepala MTsN 3 Malang. Dalam sambutannya, beliau juga menjelaskan bahwa data Education Management Information System (EMIS) merupakan jantung dari sistem perencanaan, layanan kepegawaian, dan evaluasi pembangunan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Data yang valid dan akuntabel tidak hanya berdampak pada pemenuhan hak-hak pendidik, tetapi juga menjadi dasar utama peningkatan mutu pembelajaran bagi peserta didik.
“Integrasi data GTK yang presisi adalah kunci utama dalam menjamin ketepatan kebijakan madrasah. Melalui Sosialisasi EMIS GTK 2026 ini, kami berkomitmen merajut sinergi bersama seluruh madrasah di bawah naungan KKMTs 03 Malang agar senantiasa tertib administrasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, dan mampu menyajikan data yang benar demi kemajuan pendidikan Islam,” tutur Hj. Warsi penuh semangat.
Dukungan senada disampaikan oleh Pengawas Madrasah KKMTs 03 Malang, H. Miftahul Khoir. Beliau mengapresiasi kebersamaan para operator dan pimpinan madrasah yang hadir. Menurutnya, ketelitian para operator dalam mengawal sistem pendataan merupakan bentuk dedikasi nyata yang mendukung ketercapaian standar nasional pendidikan.

Sesi inti sosialisasi diisi dengan pemaparan teknis oleh Koordinator Tim Operator EMIS GTK Pendma Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Eka Chanani Bahri. Dalam pemaparannya, beliau membedah berbagai pembaruan fitur pada sistem EMIS GTK tahun 2026, mulai dari mekanisme verifikasi dan validasi data personal, riwayat mengajar, hingga pemutakhiran kualifikasi guru. Para peserta diajak berdiskusi secara interaktif guna menemukan solusi atas kendala teknis yang kerap dijumpai di lapangan.
Melalui pelaksanaan Sosialisasi EMIS GTK 2026 ini, KKM MTsN 3 Malang menunjukkan komitmen berkesinambungan dalam membangun ekosistem digital madrasah yang profesional, modern, dan transparan. Sinergi yang terjalin erat antara pengelola madrasah, pengawas, dan Kementerian Agama Kabupaten Malang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap kualitas kependidikan. Hal ini sekaligus meyakinkan para orang tua murid bahwa madrasah senantiasa dikelola dengan akuntabilitas tinggi demi melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul. (dms)