Lawang (MTsN 3 Malang) Perpustakaan sebagai salah satu penyedia informasi yang keberadaannya sangat penting di dunia informasi, mau tidak mau harus memikirkan kembali bentuk yang tepat untuk menjawab tantangan teknologi. Salah satunya adalah dengan mewujudkan digital library yang terhubung dalam jaringan komputer.
Bertempat di aula M-Smart pada hari Sabtu (8/02). Bapak Ibu guru dan karyawan telah mengikuti seminar mengenai program digital library yang berlangsung selama satu hari. Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan apa itu digital library, bagaimana cara mengakses sistem automasi perpustakaan dan cara mengakses konten-konten digital yang ada di perpustakaan.
Seminar program digital library ini terselenggara atas kerjasama dengan pihak Perpustakaan Universitas Brawijaya, Kamad MTsN 3 Malang dalam sambutannya menjelaskan bahwa madrasah sangat berkerja keras dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan perpustakaan yang semakin maju dan siap dalam menghadapi iptek yang berkembang semakin pesat, ungkap Warsi. Menjadi yang pertama, yang terbaik dan yang berbeda harus tetap mewarnai otak kita termasuk dalam mengembangkan perpustakaan berbasis digital ini.

Memasuki acara inti, Pitoyo Widhi Atmoko selaku pemateri menyampaikan bahwa buku Perpustakaan MTsN 3 Malang yang sudah diolah sejumlah 18.000 eksemplar. Sistematika siswa maupun guru dan karyawan ketika memasuki perpustakaan yaitu absensi terlebih dahulu dengan menggunakan kartu anggota yang memiliki RFID (Radio Frequency Identification), dengan demikian laporan kunjungan ke perpustakaan dapat terekam dengan baik dan jelas, ungkap Widhi. Pemateri juga menjelaskan tatacara meminjam dan mengembaikan buku dengan aplikasi automasi perpustakaan, serta tatacara mengakses dan mengembangkan konten-konten digital yang ada di Perpustakaan MTsN 3 Malang. Selain itu, antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan seminar cukup bagus. (IS)






