Lawang (MTsN 3 Malang) – Dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-33, MTsN 3 Malang menggelar ajang kompetisi bergengsi East Java Chess Tournament pada Minggu (18/10/2026) di bawah Mini Dome MTsN 3 Malang. Mengusung tema “Bergerak Bersama Menumbuhkan Talenta”, turnamen catur tingkat provinsi Jawa Timur ini berhasil menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari ratusan pelajar. Sebanyak 119 pecatur muda saling beradu strategi dan ketangkasan berpikir dalam atmosfer pertandingan yang sportif serta edukatif.

Ajang yang menjadi ruang unjuk bakat bagi para generasi muda ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran jajaran tokoh dan pengurus olahraga catur tingkat daerah maupun provinsi. Turut hadir menyaksikan dan membuka jalannya pertandingan secara langsung, Wakil Ketua 1 Pengprov Percasi Jawa Timur, Yusuf Santriyono, beserta jajaran pengurus Percasi Kabupaten Malang, Joko Isnarto dan Ribut Iswanto. Kehadiran para pejabat Percasi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencarian serta pembinaan bibit-bibit unggul atlet catur sejak usia sekolah.
Skala kepesertaan turnamen ini pun terbilang luas dan kompetitif. Tercatat sebanyak 119 murid peserta berpartisipasi dalam ajang ini. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Malang Raya, melainkan juga menghadirkan delegasi pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Di antaranya adalah para peserta yang datang dari Probolinggo, Blitar, Tulungagung, Sidoarjo, Gresik, Jombang, hingga Situbondo. Kehadiran para peserta lintas daerah ini kian memperkuat posisi MTsN 3 Malang sebagai sarana silaturahmi sekaligus wadah pengasahan minat dan bakat berkelas regional.

Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan turnamen catur ini. Menurut beliau, kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk mengejar kemenangan semata, melainkan sebagai media pembelajaran karakter yang sangat berharga bagi perkembangan anak.
“Melalui tema Milad ke-33 yakni Bergerak Bersama Menumbuhkan Talenta, kami berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk mengeksplorasi serta mengembangkan potensi terbaik mereka. Olahraga catur melatih ketelitian, kesabaran, fokus, dan pemikiran analitis strategis yang sangat berguna bagi masa depan murid. Kami berharap turnamen ini menjadi langkah awal lahirnya master-master catur masa depan yang berakhlak mulia dan berprestasi,” tutur Hj. Warsi penuh semangat.
Di sisi lain, Wakil Ketua 1 Percasi Jatim, Yusuf Santriyono, S.Pd., FA, turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MTsN 3 Malang yang telah memfasilitasi pembinaan catur usia muda secara konsisten dan terstruktur. Sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi olahraga ini diharapkan dapat terus melahirkan atlet-atlet catur handal yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Secara keseluruhan, East Java Chess Tournament berlangsung dengan sukses, lancar, dan penuh kehangatan persaudaraan. Melalui suksesnya kegiatan ini, MTsN 3 Malang menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pendidikan yang unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga peduli terhadap pembentukan karakter holistik siswa. Harapannya, semangat juang serta nilai-nilai positif yang terbangun selama turnamen dapat terus menginspirasi seluruh peserta didik untuk pantang menyerah dalam menggapai cita-cita.(dms)