Lawang, Malang — MTsN 3 Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia melalui pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh semua murid sebagai bagian dari upaya mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia secara terstandar.
UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang bertujuan untuk mengukur tingkat kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia. UKBI menjadi instrumen penting untuk mengetahui kemampuan peserta dalam memahami dan menggunakan bahasa Indonesia secara efektif sesuai dengan konteks. Bagi murid, keikutsertaan dalam UKBI ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia.

Jumat, 11 September 2026 secara serentak UKBI di MTsN 3 Malang dilaksanakan di dua lokal; Gedung ICP(International Class Program) dan di Gedung PHTC yang terbagi dalam sesi 1 pada pukul 08.00 – 10.00 WIB dan sesi 2 pukul 10.00 – 12.00 WIB. Para peserta adalah murid kelas 7(Tujuh) seluruhnya, di mana sebelumnya kakak kelas mereka yakni kelas 8(Delapan) dan Kelas 9(Sembilan) telah melaksanakan UKBI secara terkoordinir pada bulan Juni dan Juli 2026. Semua peserta mengerjakan berbagai materi kebahasaan menggunakan perangkat komputer, tablet, handphone yang terhubung dengan sistem UKBI. Dengan penuh konsentrasi, peserta mendengarkan materi, membaca teks, memahami informasi, serta mengerjakan soal sesuai petunjuk yang tersedia pada platform UKBI.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MTsN 3 Malang sebagaimana termaktub dalam perjanjian kerja sama(PKS) antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dan MTsN 3 Malang pada tanggal 8 Juli 2026 lalu. Dra. Warsi, M.Pd menyampaikan apresiasinya,“Saya sangat mendukung kegiatan UKBI ini karena menjadi bagian penting dalam penguatan budaya literasi di madrasah. Kegiatan unggulan madrasah yang dimotori oleh GELEM MTsN 3 Malang ini tidak hanya mengukur kemampuan berbahasa Indonesia para murid, tetapi juga mendorong mereka untuk semakin mencintai, memahami, dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.”

Kemampuan berbahasa merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran. murid yang memiliki kemampuan literasi dan kemahiran berbahasa yang baik akan lebih mudah memahami berbagai informasi, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Keikutsertaan Murid MTsN 3 Malang dalam UKBI Adaptif 2026 menjadi bagian dari penguatan Gerakan Literasi Madrasah. UKBI tidak sekadar menjadi instrumen untuk mengetahui tingkat kemahiran berbahasa, tetapi juga menjadi sarana bagi mereka untuk mengenali kemampuan dirinya dalam menggunakan bahasa Indonesia secara tepat, efektif, dan sesuai konteks.
Suasana pelaksanaan terlihat tertib dan kondusif. Peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius, sementara pendamping memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Malang berharap semua murid semakin percaya diri menggunakan bahasa Indonesia, baik dalam kegiatan akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan memahami bacaan, menyampaikan gagasan, serta menggunakan bahasa secara efektif merupakan keterampilan penting untuk mendukung keberhasilan belajar dan menghadapi tantangan di masa depan. Tentunya UKBI Adaptif 2026 menjadi salah satu langkah nyata MTsN 3 Malang dalam menguatkan budaya literasi dan mewujudkan generasi madrasah yang literat, komunikatif, dan unggul dalam kemahiran berbahasa Indonesia.(IN)