Lawang (MTsN 3 Malang) – Guna memperkuat komitmen sebagai lembaga pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan, MTsN 3 Malang menyelenggarakan kegiatan Pelaksanaan Koordinasi dan Kepengawasan Program Adiwiyata pada Kamis, 3 September 2026. Bertempat di aula Mahad Putri MTsN 3 Malang. kegiatan ini diikuti oleh Kepala Madrasah Hj. Warsi, Koordinator Adiwiyata, Nur Ainiyah serta seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi ketercapaian program lingkungan, memantapkan fungsi kepengawasan harian, serta menyelaraskan langkah seluruh warga madrasah demi mewujudkan ekosistem belajar yang asri, sehat, dan ramah lingkungan.

Dalam sesi pembuka, Koordinator Adiwiyata MTsN 3 Malang, Nur Ainiyah, memaparkan evaluasi menyeluruh mengenai keterlaksanaan pilar-pilar Adiwiyata di madrasah. Pemaparan tersebut mencakup pengelolaan sampah terpadu, pemeliharaan keanekaragaman hayati, pemanfaatan sistem drainase ramah lingkungan, hingga upaya efisiensi energi dan air. Beliau menegaskan bahwa kepengawasan yang terencana dan berkelanjutan merupakan kunci utama agar Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) berjalan secara optimal dan konsisten.

“Melalui sistem koordinasi yang rapi dan pengawasan yang terukur, kita dapat memastikan bahwa setiap rencana aksi Adiwiyata tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi benar-benar dihayati dan dipraktikkan oleh seluruh warga madrasah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Ainiyah.

Seluruh peserta yang hadir menunjukkan semangat dan soliditas yang luar biasa selama jalannya rapat koordinasi. Para pendidik berdiskusi aktif mengenai integrasi materi kelestarian lingkungan ke dalam pembelajaran di kelas, sehingga wawasan ekologis murid dapat terasah secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Malang, Hj. Warsi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesolidan tim dan komitmen bersama seluruh jajaran pendidik. Beliau menekankan bahwa upaya pelestarian lingkungan ini sejalan dengan spirit Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di MTsN 3 Malang, khususnya dalam menanamkan pilar cinta terhadap lingkungan hidup.

“Kepengawasan dan evaluasi ini adalah wujud kesungguhan kita dalam menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan sehat bagi murid-murid. Ketika kita mengajarkan murid mencintai alam, kita sedang membentuk karakter generasi masa depan yang bertanggung jawab, peduli, dan berakhlak mulia,” tutur Hj. Warsi.

Dengan suksesnya pelaksanaan koordinasi dan kepengawasan ini, MTsN 3 Malang membuktikan konsistensinya sebagai madrasah berwawasan lingkungan. Pihak madrasah berharap sinergi harmonis ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua murid di rumah, sehingga kebiasaan hidup bersih, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab dapat terus membudaya dalam diri murid secara berkesinambungan.(dms)

INFO MADRASAH

Tinggalkan Komentar

Bagikan tanggapan Anda dengan bahasa yang baik dan relevan dengan isi artikel.